Media Humas Polri//Timika, Papua Tengah
Harapan warga kurang mampu di kawasan Jalan Trans Nabire, Timika, untuk menikmati listrik akhirnya terwujud. Sebanyak 18 masyarakat prasejahtera menerima bantuan penyambungan listrik melalui program Light Up The Dream (LUTD) yang dilaksanakan PT PLN (Persero) UP3 Timika.
Program yang berlangsung pada 20 Juli 2026 tersebut menjadi bagian dari kepedulian sosial PLN untuk membantu masyarakat yang selama ini belum memiliki akses listrik, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan warga.
Dalam program tersebut, para penerima manfaat mendapatkan bantuan penyambungan listrik dengan daya 900 VA. Selain pemasangan instalasi dan penyambungan listrik, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai penggunaan listrik secara aman dan bertanggung jawab.
Bagi warga penerima manfaat, hadirnya listrik bukan sekadar persoalan penerangan. Listrik membuka kesempatan bagi anak-anak untuk belajar pada malam hari, meningkatkan keamanan rumah, serta mendukung berbagai aktivitas keluarga.
Salah seorang penerima manfaat bahkan mengungkapkan bahwa keluarganya telah menunggu selama 14 tahun untuk dapat menikmati listrik.
“Selama 14 tahun kami belum menikmati listrik. Puji Tuhan, kini rumah kami sudah terang. Terima kasih PLN, listrik ini sangat berarti bagi keluarga dan kegiatan belajar anak-anak,” ungkap penerima manfaat yang dalam keterangan program disebut Bapak A. Mur.
PLN: Listrik Harus Hadir hingga Masyarakat yang Membutuhkan
Manager PLN UP3 Timika, Parmonangan Andreas Sitorus, menegaskan bahwa program Light Up The Dream merupakan bentuk kepedulian insan PLN untuk menghadirkan akses listrik bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan komitmen PLN untuk terus memperluas manfaat kelistrikan hingga ke wilayah yang masih membutuhkan.
“Mari kita pastikan bahwa program ini berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Parmonangan Andreas Sitorus.
Program LUTD sendiri merupakan gerakan sosial yang berasal dari kepedulian dan donasi insan PLN untuk membantu masyarakat prasejahtera memperoleh sambungan listrik.
Melalui program tersebut, PLN berharap setiap sambungan listrik yang diberikan tidak hanya menghadirkan cahaya di dalam rumah, tetapi juga menjadi awal tumbuhnya harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.
Dengan slogan “Hadirkan Senyum dan Nyalakan Harapan”, program Light Up The Dream menunjukkan bahwa akses terhadap energi listrik memiliki dampak yang lebih luas—mulai dari pendidikan, keamanan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
“Listrik untuk Nyalakan Mimpi.” Pendekatan inilah yang terus didorong PLN agar manfaat kelistrikan dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat yang membutuhkan. (Ferry Nelson Saily)











