Dankodaeral XI Merauke Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Lanal Timika Dorong Penguatan Swasembada Pangan Nasional

oleh -35 Dilihat

Media Humas Polri //Timika, Papua Tengah

Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) XI Merauke, Laksda TNI Joko Andriyanto, S.T., M.Tr.Hanla., M.A.P., melaksanakan kunjungan kerja ke Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Timika, Senin (7/9/2026).

Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari agenda pembinaan satuan sekaligus meninjau secara langsung pelaksanaan program-program strategis TNI Angkatan Laut, khususnya dalam mendukung penguatan ketahanan pangan nasional di wilayah Papua Tengah.

Dankodaeral XI didampingi Ketua Daerah Jalasenastri Armada III Korcab XI DJA III, Ny. Saraswati Joko Andriyanto, tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika dan disambut Komandan Lanal Timika, Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso, beserta jajaran pejabat utama Lanal Timika.

Setibanya di Markas Komando Lanal Timika, Dankodaeral XI beserta rombongan menerima penyambutan adat Papua melalui tarian tradisional, pengalungan noken, serta pemasangan mahkota burung cenderawasih sebagai simbol penghormatan dan persaudaraan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama seluruh personel Lanal Timika.

Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut ialah peninjauan lahan ketahanan pangan milik Lanal Timika yang berada di kawasan rumah dinas Lanal Timika Frans Kaisiepo, Distrik Kwamki Narama.

Lahan seluas kurang lebih 2,5 hektare itu dipersiapkan untuk mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan. Pemanfaatan lahan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi tanah serta jenis tanaman yang dinilai memiliki potensi berkembang dengan baik di wilayah Timika.

Salah satu komoditas unggulan yang dikembangkan adalah kacang kedelai, sebagai tindak lanjut arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kedelai dipilih karena memiliki nilai strategis sebagai bahan baku berbagai produk pangan, seperti tahu, tempe, dan kecap, sekaligus berpotensi mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor kedelai.

Selain di Timika, program pengembangan kedelai juga tengah dilaksanakan di wilayah Merauke. TNI Angkatan Laut mengelola lahan sekitar 107 hektare dengan kebutuhan benih mencapai kurang lebih lima ton sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan.

Dankodaeral XI berharap pengembangan lahan ketahanan pangan di Lanal Timika dapat terus berkembang, memberikan hasil optimal, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Program tersebut juga diharapkan menjadi kontribusi TNI Angkatan Laut dalam mendukung kebijakan pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional demi terwujudnya kemandirian pangan Indonesia.

(Ferry Nelson Saily)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.