Drainase Bermasalah Pemkab dan Bhabinkamtibmas Turun Langsung Temui Pelaku Usaha

oleh -26 Dilihat

Media Humas Polri//Timika, Papua Tengah

Persoalan akses pembersihan drainase di Kelurahan Timika Jaya, Distrik Mimika Baru, mendapat perhatian serius. Laporan warga langsung ditindaklanjuti dengan turun lapangan untuk menyampaikan surat kepada para pelaku usaha yang berada di sekitar lokasi.

Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Distrik Mimika Baru, Kaleb Otniel Patipi, S.STP., bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Timika Jaya, Aipda Budiman, S.H., mendatangi sejumlah pelaku usaha pada Jumat (25/9/2026) sore hingga malam.

Surat dari Distrik Mimika Baru disampaikan secara langsung kepada para pelaku usaha. Langkah tersebut dilakukan agar tujuan pembersihan drainase dapat dipahami dengan baik sekaligus membuka ruang komunikasi antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat.

Bukan sekadar menyerahkan surat, petugas juga berdialog langsung dengan para pelaku usaha terkait akses yang diperlukan untuk kegiatan pembersihan drainase.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan komunikasi dengan masyarakat tetap berjalan. Pendekatan persuasif dipilih agar persoalan lingkungan dapat diselesaikan melalui dialog dan kerja sama.

Drainase yang tidak dapat dibersihkan secara maksimal berpotensi menimbulkan persoalan, terutama ketika hujan turun. Sampah dan endapan yang menumpuk dapat menghambat aliran air dan meningkatkan risiko terjadinya genangan.

Karena itu, keterlibatan seluruh pihak menjadi penting. Pemerintah membutuhkan akses untuk melakukan pembersihan, sementara pelaku usaha dan masyarakat memiliki peran dalam menjaga lingkungan serta memastikan saluran air tetap berfungsi.

Sikap terbuka para pelaku usaha yang menerima surat dan berdialog dengan petugas menjadi bagian penting dalam mencari solusi bersama.

Di sisi lain, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan persoalan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga membangun komunikasi serta membantu masyarakat mencari jalan keluar atas persoalan yang muncul di lingkungan mereka.

“Laporan masyarakat didengar, petugas hadir, dan penyelesaian dilakukan melalui komunikasi. Tujuannya sederhana, agar drainase dapat dibersihkan dan lingkungan tetap nyaman bagi masyarakat maupun pelaku usaha,” demikian semangat yang dibangun dalam kegiatan tersebut.

Kolaborasi pemerintah distrik, kepolisian, pelaku usaha dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat sehingga persoalan drainase tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar, khususnya saat curah hujan meningkat. ( FNS )


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.