Karyawan PT FI Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah Perumahan Pondok Indah Amor SP3 Timika

oleh -16 Dilihat

Media Humas Polri//Timika Papua Tengah

Seorang pria berinisial F.F.A (30), karyawan PT Freeport Indonesia (PT FI), ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Jalan Angela III Nomor 06 Blok A, Perumahan Pondok Indah Amor, SP3 Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (8/9/2026).

Penemuan tersebut diketahui setelah pihak keluarga dan saksi merasa khawatir lantaran korban tidak dapat dihubungi selama beberapa hari.

Kapolsek Kuala Kencana AKP Djemi Reinhard bersama personel Polsek Kuala Kencana dan Tim Inafis Polres Mimika kemudian merespons laporan tersebut dan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan keterangan saksi berinisial O.Y.A, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIT, dirinya mendapat telepon dari seseorang yang meminta agar korban dicek di rumah yang berada di Perumahan Pondok Indah Amor. Korban disebut telah beberapa hari tidak merespons komunikasi dari keluarga.

Karena hari sudah malam, saksi baru mendatangi rumah tersebut pada Selasa pagi sekitar pukul 08.30 WIT. Setibanya di lokasi, saksi mengetuk pintu dan memanggil nama korban, namun tidak mendapat respons.

Saksi kemudian mengintip melalui jendela samping rumah dan melihat kaki korban. Setelah sekitar 15 menit memanggil korban tanpa mendapat jawaban, saksi bersama istrinya akhirnya membuka paksa pintu dapur dan masuk ke dalam rumah.

Di ruang tamu, saksi melihat korban dalam posisi terbaring di atas kasur. Saksi kemudian melihat adanya kapas atau kain kasa pada bagian hidung korban serta darah yang telah mengering di sekitar mata kanan. Setelah diperhatikan selama beberapa saat, korban tidak menunjukkan tanda-tanda bernapas.

Saksi kemudian keluar dari rumah dan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan Perumahan Pondok Indah Amor untuk selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian.

Sementara itu, saksi lainnya berinisial M.R.O.A mengaku terakhir melihat korban pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 07.00 WIT. Saat itu korban terlihat masuk ke dalam rumah menggunakan sepeda motor.

Menurut saksi, korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut. Saksi juga mengaku tidak pernah mendengar adanya keributan sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Pada Minggu malam, saksi masih melihat lampu rumah korban menyala. Namun, pada Senin malam, lampu rumah tersebut sudah tidak terlihat menyala.

Setelah menerima laporan, personel Polsek Kuala Kencana bersama Tim Inafis Polres Mimika tiba di lokasi dan melakukan pemeriksaan. Sekitar pukul 09.05 WIT, petugas masuk ke dalam rumah dan menemukan korban dalam kondisi terbaring di atas kasur di ruang tamu.

Dari pemeriksaan awal di lokasi, ditemukan darah yang telah mengering di sekitar mata dan hidung korban. Korban ditemukan tanpa mengenakan pakaian, dengan bagian kemaluan tertutup handuk. Pada hidung kanan korban juga ditemukan kain kasa.

Tim Inafis Polres Mimika selanjutnya melakukan olah TKP untuk mengumpulkan keterangan dan memastikan kondisi serta situasi di lokasi kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Mimika untuk menjalani pemeriksaan medis berupa visum luar.

Kapolsek Kuala Kencana AKP Djemi Reinhard memimpin langsung kegiatan respons TKP tersebut, didampingi Kanit Reskrim Polsek Kuala Kencana Ipda Achmad, Kaur Inafis Polres Mimika Aiptu Yosep Rombe, Kanit Intel Polres Mimika Aipda Irfan, personel Inafis serta personel Reskrim Polsek Kuala Kencana.

Dari pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban sementara diduga meninggal dunia akibat sakit. Namun, penyebab pasti kematian tetap menunggu hasil pemeriksaan medis.

Jenazah F.F.A saat ini disemayamkan di RSUD Kabupaten Mimika. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, jenazah rencananya akan dikirim ke Jayapura pada Rabu (9/9/2026) untuk proses pemakaman.

Pihak kepolisian masih melakukan penanganan sesuai prosedur untuk memastikan seluruh fakta terkait penemuan korban.

( Ferry Nelson Saily)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.