Koops TNI Habema Amankan Kampung Balamai Atas Pangkoops Ketegasan untuk Lindungi Masyarakat

oleh -99 Dilihat

Media Humas Polri// Timika, Papua Tengah

Satgas Koops TNI Habema melalui personel Yonif 315/Garuda bersama Tim Taipur melaksanakan pengamanan wilayah di Kampung Balamai Atas, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (25/9/2026).

Pengamanan dilakukan setelah aparat memperoleh informasi mengenai keberadaan kelompok bersenjata yang disebut sebagai OPM Kodap VIII/Intan Jaya pimpinan Daniel Aibon Kogoya di sekitar wilayah tersebut.

Personel kemudian melakukan pemantauan dan pengecekan secara hati-hati guna memastikan kondisi lapangan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan terhadap masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut terjadi kontak senjata antara personel Satgas Koops TNI Habema dan kelompok bersenjata. Berdasarkan laporan sementara dari lapangan, empat anggota kelompok tersebut dilaporkan meninggal dunia.

Dua orang ditemukan di sekitar lokasi kejadian, sementara dua lainnya dilaporkan jatuh ke area jurang saat kontak berlangsung.

Selain itu, personel mengamankan sejumlah barang dari lokasi kejadian. Berdasarkan identifikasi awal, barang-barang tersebut antara lain satu pucuk senjata SS2 V1, satu senjata api laras panjang yang dilengkapi alat bidik Trijicon, 50 butir munisi kaliber 5,56 mm, satu magazen SS2 V1, alat komunikasi, telepon seluler, serta sejumlah perlengkapan lapangan lainnya.

Seluruh barang temuan tersebut telah diamankan untuk kepentingan pendalaman lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., M.T., menegaskan bahwa setiap tindakan prajurit di lapangan harus dilakukan secara selektif, terukur, profesional, serta sesuai dengan ketentuan hukum.

Menurutnya, perlindungan terhadap masyarakat menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan tugas pengamanan wilayah.

«“Ketegasan terhadap ancaman dan perlindungan terhadap masyarakat harus berjalan bersama. Setiap tindakan prajurit harus terukur, selektif, profesional, dan tetap menghormati nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Brigjen TNI Riyanto.»

Ia mengatakan, tujuan pengamanan tidak semata-mata untuk mengatasi gangguan keamanan, tetapi juga menciptakan kondisi yang memungkinkan masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman.

Keamanan tersebut, kata dia, diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk kembali berkebun dan bekerja, anak-anak bersekolah, pelayanan kesehatan dan pemerintahan berjalan, serta kehidupan adat dan keagamaan berlangsung secara aman.

Pangkoops juga mengajak anggota kelompok bersenjata yang masih berada di wilayah hutan dan pegunungan untuk meninggalkan kekerasan dan kembali kepada keluarga serta masyarakat.

«“Kepada saudara-saudara kita yang masih berada di luar kampung, jalan untuk kembali selalu terbuka. Kembalilah kepada keluarga, masyarakat, dan kampung halaman. Mari kita bangun Papua bersama,” katanya.»

Ia menambahkan, keberanian tidak hanya dimaknai ketika seseorang mampu mengangkat senjata, tetapi juga ketika berani meninggalkannya dan memilih kehidupan yang lebih baik.

Koops TNI Habema menyatakan akan terus melaksanakan pengamanan wilayah sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang memungkinkan kehidupan masyarakat kembali berjalan normal.

Dalam pelaksanaan tugas tersebut, Koops TNI Habema menekankan bahwa keberhasilan pengamanan tidak hanya diukur dari kemampuan mengendalikan gangguan keamanan, tetapi juga dari terciptanya ruang yang lebih aman bagi masyarakat untuk bekerja, belajar, menjalankan kehidupan keluarga, serta melaksanakan aktivitas sosial, adat, dan keagamaan. ( FNS )


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.