Polsek Tembagapura Hadirkan Harapan di Tengah Keterbatasan Terus Gelar Belajar Mengajar Bagi Anak-Anak Binaan di Honai

oleh -94 Dilihat

Media Humas Polri // Papua Tengah

Timika, Papua Tengah – Di tengah keterbatasan fasilitas pendidikan dan kondisi keamanan yang belum sepenuhnya kondusif, Polsek Tembagapura terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masa depan generasi muda Papua. Melalui program pembelajaran di Honai, personel Polsek Tembagapura secara konsisten memberikan proses belajar mengajar kepada anak-anak yang putus sekolah di wilayah Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan pendidikan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIT tersebut diikuti sebanyak 35 anak yang berasal dari Kampung Banti 1, Kampung Waa Banti 2, Kampung Opitawak, serta pemukiman Utikini dan Kimbeli. Program ini menjadi solusi sementara agar anak-anak tetap memperoleh hak dasar pendidikan meski aktivitas sekolah formal di wilayah tersebut belum dapat berjalan normal.

Proses belajar dipimpin oleh Aipda Lebu Tadan, selaku Bhabinkamtibmas Kampung Banti, bersama Briptu Willyam Kasminya dari Unit Binmas Polsek Tembagapura, serta Eni Dimara, staf Distrik Tembagapura. Kegiatan diawali dengan doa bersama dan menyanyikan lagu kebangsaan sebagai bentuk penanaman nilai-nilai nasionalisme kepada para peserta didik.

Dalam pembelajaran tersebut, Aipda Lebu Tadan memberikan materi Matematika, khususnya perkalian dasar, guna melatih kemampuan berhitung anak-anak secara tepat dan sistematis. Sementara itu, Briptu Willyam Kasminya mengajarkan pengenalan huruf alfabet A hingga Z serta huruf vokal A, I, U, E, dan O sebagai dasar kemampuan membaca. Anak-anak kemudian berlatih menggabungkan huruf menjadi suku kata sederhana seperti BA, BI, BU, BE, dan BO.

Suasana belajar berlangsung penuh semangat. Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap materi yang diberikan, aktif menjawab pertanyaan, serta menunjukkan perkembangan dalam mengenal huruf, membaca, dan menghafal suku kata.

Tidak hanya itu, Eni Dimara turut memberikan materi tambahan mengenai pengenalan nama-nama buah dan hewan sebagai upaya memperluas wawasan serta menambah pengetahuan dasar para peserta didik.

Sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan, kegiatan ditutup dengan makan bersama antara personel Polsek Tembagapura dan anak-anak binaan. Momen tersebut menjadi sarana mempererat hubungan emosional sekaligus menghadirkan suasana kekeluargaan di tengah proses pembelajaran.

Kapolsek Tembagapura melalui personelnya menegaskan bahwa kegiatan edukasi ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Program pembelajaran berikutnya dijadwalkan kembali pada Senin, 20 Juli 2026, sebagai bentuk komitmen Polri dalam memastikan anak-anak di wilayah Banti, Opitawak, Kimbeli, dan kawasan longsoran tetap mendapatkan akses pendidikan meskipun belum tersedia sekolah yang beroperasi secara normal.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Tembagapura juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, maupun para orang tua, untuk bersama-sama memberikan perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah pedalaman Papua.

Program belajar mengajar di Honai ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam membangun masa depan generasi muda melalui pendidikan, sehingga anak-anak Papua tetap memiliki harapan untuk meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik.(Ferry Nelson Saily)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.