Tudingan Korupsi Dana Revitalisasi SD Negeri 037 Karya Indah Kepsek AMIN MUTOHA Bantah “Jangan Sebar Berita Tidak Berdasar Kalau Hanya Menduga duga”

oleh -28 Dilihat

Media Humas Polri//Kampar

Karya Indah, KAMPAR – Heboh pemberitaan terkait dugaan korupsi dana revitalisasi di SD Negeri 037 Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, akhirnya mendapat klarifikasi resmi dari Kepala Sekolah.

Saat diwawancarai secara eksklusif oleh Jurnalis Media Humas Polri, Sabtu (03/10/2026), Kepala UPT SDN 037 Karya Indah, Amin Mutoha, S.Pdi, membantah keras semua tudingan tersebut.

“Seluruh pengerjaan sudah sesuai, jangan lagi menyebar berita yang tidak berdasar, kalau hanya menduga-duga. Itu fitnah,” tegas Amin Mutoha di halaman sekolah yang baru direvitalisasi tersebut.

Amin menjelaskan, proyek revitalisasi dengan anggaran Rp 2,65 Miliar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) itu dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang diketuainya, dan telah sesuai Regulasi dengan Petunjuk Teknis (Juknis) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibuat oleh konsultan perencana.

“RAB itu bukan hanya upah dan semen saja. Di dalamnya ada besi, baja ringan, keramik, plafon, instalasi listrik, pengecatan, kusen aluminium, pekerjaan finishing, plus pajak PPN/PPh 12%. Jadi kalau ada yang menghitung asal-asalan Rp 1,3 Miliar raib, itu perhitungan yang keliru dan tidak paham RAB,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa semua Surat Pertanggungjawaban (SPJ), nota pembelian material, daftar hadir pekerja, dan dokumentasi progres pekerjaan lengkap dan siap diaudit.

“Saya siap diaudit kapan saja oleh Inspektorat, BPK, bahkan APH. Silakan datang ke sekolah, lihat fisik bangunannya. Jangan hanya menduga-duga di media sosial lalu menyebar berita yang tidak berdasar yang merugikan nama baik saya dan sekolah,” tambahnya.

Terkait isu aliran dana ke pengawas Disdik, Amin juga membantah tegas. “Tidak ada aliran dana apapun. Pengawas datang untuk membina mutu, bukan untuk menerima setoran.”

Dengan klarifikasi ini, pihak sekolah berharap pemberitaan berimbang dan masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum terbukti.

(Mhd.Yunus)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.