Media Humas Polri Info // Sulsel
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pinrang melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang, menyiapkan distribusi air bersih bagi warga yang terdampak kemarau panjang. Langkah tanggap darurat ini diambil setelah sejumlah sumber air warga di Kabupaten Pinrang mulai mengering, Selasa (29/9/2026).
Kabid Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pinrang, Maemuna, ST., MT., menyatakan bahwa kondisi krisis air ini perlu segera direspons karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan aktivitas harian masyarakat.
Penyaluran air bersih akan dilakukan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa setempat agar tepat sasaran.
Krisis pasokan air bersih akibat musim kemarau saat ini, paling dirasakan oleh warga di Desa Pangaparang (Kecamatan Lembang) dan Desa Salipolo (Kecamatan Cempa). Penyusutan debit air hingga sumur warga yang mengering, membuat masyarakat setempat kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti air minum, memasak, dan keperluan rumah tangga.
Maemuna menegaskan bahwa, distribusi air bersih ini merupakan bentuk penanganan sementara selama kondisi sumber air belum kembali normal.
Pemkab Pinrang akan terus memantau kebutuhan di lapangan, guna menentukan langkah penanganan selanjutnya, sekaligus memastikan kehadiran pemerintah dalam melindungi warga rentan dari dampak kemarau.
(Sukri)










