Kebakaran Hanguskan Rumah di Sangalla Utara Korban Butuh Tempat Tinggal Layak

oleh -314 Dilihat

Media Humas Polri //Sulsel

Musibah kebakaran yang melanda wilayah di Lo’ko’ Pandan, Kelurahan Bebo’, Kecamatan Sangalla Utara, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, pada Minggu (5/10/2026) sore, menyisakan duka mendalam bagi keluarga Albertin Ratu’.

Satu unit rumah miliknya rata dengan tanah, satu lumbung padi ikut terbakar, dan sebagian bangunan di sebelahnya mengalami kerusakan. Sejumlah harta benda, termasuk uang tunai dan perhiasan emas, dilaporkan turut hangus dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian pemilik rumah tidak berada di lokasi karena menghadiri upacara adat Rambu Solo’. Api berhasil dipadamkan setelah petugas Pemadam Kebakaran dan Satpol PP Kabupaten Tana Toraja, bersama personel Polsek Sangalla dan warga setempat, melakukan upaya pemadaman.

Bertahan di Pondok Darurat

Hampir sepekan pasca kejadian, keluarga Albertin bersama suami dan seorang anaknya terpaksa bertahan hidup di sebuah pondok darurat beratap terpal dengan dinding tikar yang jauh dari kata layak.

Kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan dan harapan agar ada perhatian lebih lanjut terkait pemenuhan kebutuhan dasar dan tempat tinggal sementara yang layak bagi korban.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Pemerintah Kabupaten Tana Toraja terkait langkah penanganan lanjutan bagi korban masih terus dilakukan.

Solidaritas Mahasiswa

Di tengah keterbatasan, kepedulian datang dari civitas akademika Universitas Terbuka. Sejumlah mahasiswa bersama alumni menggalang dana dan menyerahkan bantuan tunai kepada keluarga korban sebagai bentuk solidaritas.

Diketahui, Yulianti Madaun Manggau, putri Albertin yang merupakan mahasiswi Universitas Terbuka, selama ini bekerja di sebuah toko sembari berkuliah untuk meringankan beban orang tua.

Keluarga korban berharap ada bantuan stimulan untuk pembangunan kembali rumah mereka agar dapat kembali beraktivitas dengan aman dan layak.

Musibah memang tak dapat diprediksi, namun kehadiran negara dan kepedulian bersama menjadi kunci pemulihan bagi warga yang terdampak.

(Yohanis)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.