Pemkab Pinrang Terus Upayakan Perluas Akses Listrik Hingga Ke Pelosok

oleh -69 Dilihat

Media Humas Polri//Sulsel

Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Pinrang memperluas akses listrik hingga ke wilayah yang selama ini belum terjangkau,

melalui percepatan Program Listrik Pedesaan (Lisdes) Tahun Anggaran 2026 yang menyasar sejumlah wilayah yang berada di kawasan hutan.

Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., menghadiri Rapat Pembahasan Pengurusan Perizinan Kawasan Hutan dalam rangka percepatan Program Lisdes Tahun Anggaran 2026 di Kantor PT PLN (Persero) UID Sulselrabar, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (4/9/2026).

Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam menyamakan langkah antara Pemerintah Daerah dan pihak terkait agar rencana penyediaan jaringan maupun fasilitas listrik di wilayah yang bersinggungan dengan kawasan hutan dapat berjalan sesuai ketentuan.

Dengan koordinasi yang baik, proses pembangunan diharapkan tidak mengalami hambatan administratif yang dapat memperlambat masyarakat menikmati akses listrik.

Bagi masyarakat di wilayah pedesaan dan kawasan terpencil, keberadaan listrik tidak hanya berkaitan dengan penerangan rumah. Akses energi yang memadai juga dapat mendukung kegiatan belajar anak, aktivitas ekonomi masyarakat, pelayanan dasar serta pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Program Lisdes Tahun Anggaran 2026 sendiri mencakup 18 lokasi yang tersebar pada 13 kabupaten di Sulawesi Selatan.

Untuk Kabupaten Pinrang, terdapat dua lokasi yang menjadi sasaran, masing-masing berada di kawasan Hutan Lindung Desa Basseang dan kawasan Hutan Produksi Desa Sali-Sali.

Selain pembangunan akses kelistrikan, program ini juga diarahkan melalui penyediaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) individual.

Skema tersebut diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang berada di wilayah yang secara geografis sulit dijangkau oleh jaringan listrik konvensional.

Wabup Sudirman mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Pinrang tentu menyambut baik setiap upaya yang bertujuan memperluas pelayanan dasar kepada masyarakat, termasuk pemenuhan kebutuhan energi listrik.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor perlu terus diperkuat agar setiap tahapan dapat dilaksanakan dengan baik dan memberikan hasil yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat yang selama ini belum menikmati akses listrik dapat segera merasakan manfaatnya. Listrik akan membuka lebih banyak peluang, baik untuk pendidikan, kegiatan ekonomi maupun peningkatan kualitas kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Wabup Sudirman juga berharap seluruh pihak terkait dapat terus berkolaborasi dalam menyelesaikan setiap tahapan yang dibutuhkan, sehingga pelaksanaan Program Lisdes di Kabupaten Pinrang dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya mereka yang bermukim di wilayah pelosok.

Dengan semakin terbukanya akses listrik, masyarakat di wilayah sasaran diharapkan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan potensi ekonomi, meningkatkan produktivitas serta memperoleh layanan yang lebih baik, sekaligus mempersempit kesenjangan pelayanan dasar antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

(Sukri)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.