Pencegahan dan Penurunan Angka Sunting Pemda Pinrang Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor 

oleh -5 Dilihat

Media Humas Polri Info // Sulsel

Pemerintah Kabupaten Pinrang terus memperkuat komitmen dalam percepatan pencegahan dan penurunan stunting melalui penguatan sinergi lintas sektor. Hal ini ditegaskan melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektor Percepatan, Pencegahan dan Penurunan Stunting Kabupaten Pinrang yang digelar, Senin (14/9/2026).

Rapat koordinasi tersebut menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan program penanganan stunting dapat berjalan secara terarah, terpadu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebab, upaya menekan angka stunting tidak hanya berkaitan dengan intervensi kesehatan, tetapi juga menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pangan, sanitasi, pendidikan, hingga peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan keluarga.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang dr. H. Ramli Yunus menggambarkan perkembangan penanganan stunting di Kabupaten Pinrang yang menunjukkan tren positif. Angka stunting terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun hingga pada 2024 berada pada angka 5,3 persen.

Capaian tersebut menjadi modal penting untuk terus memperkuat intervensi sehingga penurunan prevalensi stunting tidak berhenti pada angka statistik, tetapi benar-benar berimplikasi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus.

Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos dalam sambutannya menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh sektor.

Menurutnya, anggapan bahwa stunting hanya menjadi urusan sektor kesehatan perlu diubah. Persoalan stunting memiliki keterkaitan erat dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat sehingga diperlukan konvergensi program dan kolaborasi seluruh perangkat daerah bersama stakeholder terkait.

“Dalam perang melawan stunting, semua sektor harus bergerak bersama. Ini bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, karena penyebab dan dampaknya berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat,” ungkap Bupati Irwan.

Olehnya itu, Bupati Irwan berharap setiap perangkat daerah dapat mengambil peran sesuai dengan tugas dan kewenangannya masing-masing. Program yang dijalankan diharapkan saling melengkapi sehingga intervensi yang diberikan kepada masyarakat dapat lebih tepat sasaran, terutama bagi keluarga yang memiliki risiko stunting.

Bupati Irwan menambahkan, keberhasilan penanganan stunting pada akhirnya harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui meningkatnya akses terhadap makanan bergizi, pelayanan kesehatan, sanitasi yang layak, lingkungan yang sehat serta pengetahuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak.

Sementara itu, Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, S.IP., M.Si yang juga merupakan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Pinrang berharap rapat koordinasi tersebut dapat kembali menyatukan tekad seluruh pihak untuk mempertahankan tren positif penurunan angka stunting di Kabupaten Pinrang.

Menurutnya, capaian yang telah diperoleh harus menjadi motivasi untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki berbagai program yang masih membutuhkan penguatan. Dengan kerja bersama, intervensi terhadap keluarga berisiko stunting diharapkan semakin efektif dan mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi tumbuh kembang anak.

“Yang paling penting adalah bagaimana setiap program yang kita lakukan benar-benar sampai kepada masyarakat dan memberikan manfaat, khususnya dalam memastikan anak-anak Pinrang tumbuh sehat, memiliki gizi yang baik dan dapat berkembang secara optimal,” ujar Sudirman.

Apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang juga disampaikan Asisten Deputi Peningkatan Gizi dan Pencegahan Stunting Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jelsi Natalia Marampa.

Dirinya mengapresiasi komitmen yang dinilai kuat dari Bupati, Wakil Bupati, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam mendorong percepatan penanganan stunting.

Dengan capaian penurunan prevalensi yang telah diperoleh, Pemerintah Kabupaten Pinrang diharapkan terus mempertahankan kolaborasi lintas sektor dan memperkuat intervensi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Upaya tersebut pada akhirnya diharapkan mampu melahirkan generasi Pinrang yang lebih sehat, memiliki kualitas tumbuh kembang yang baik dan siap menjadi sumber daya manusia yang produktif di masa mendatang.

Dengan demikian, keberhasilan penanganan stunting bukan hanya menjadi capaian pemerintah, tetapi menjadi investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pinrang.(Sukri)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.