Revolusi Penyelesaian Sengketa Negara Kejaksaan RI Gelar Academic Engagement Adhyaksa Chambers di Unhas

oleh -26 Dilihat

Media Humas Polri Info // Sulsel

Kejaksaan Agung Republik Indonesia melalui Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) menggelar Academic Engagement terkait rencana pembentukan Adhyaksa Chambers di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Rabu (5/8/2026).

Forum strategis ini dirancang untuk menyerap masukan akademisi guna merumuskan lembaga alternatif penyelesaian sengketa sektor publik di luar pengadilan yang ditargetkan beroperasi penuh pada 2027.

Plt. Sesjamdatun Ahelya Abustam menjelaskan bahwa pembentukan Adhyaksa Chambers merupakan bentuk transformasi peran Kejaksaan dari pengacara pemerintah pasif menjadi attorney general yang proaktif, solutif, dan preventif. Langkah ini mengejawantahkan mandat Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 untuk mendukung Visi Indonesia Maju 2045 melalui penguatan supremasi hukum.

“Inovasi ini mengadopsi praktik terbaik internasional seperti Maxwell Chambers di Singapura. Adhyaksa Chambers akan menjadi wadah netral untuk menyelesaikan sengketa antar-instansi pemerintah, antar-BUMN, maupun sengketa proyek strategis nasional tanpa melalui proses litigasi yang panjang dan berbiaya besar,” ujar Ahelya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Sila H. Pulungan, menilai Sulsel sangat ideal sebagai ruang diskusi perkembangan hukum karena posisinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia. Pembentukan lembaga ini krusial untuk mengantisipasi dinamika hukum yang kian kompleks akibat peningkatan investasi, proyek strategis, dan pengelolaan aset negara.

Pihak akademisi menyambut positif inisiatif tersebut. Wakil Rektor I Unhas, Prof. drg. Muhammad Ruslin, menegaskan komitmen penuh Unhas dalam mendukung transformasi kelembagaan Kejaksaan RI.

Menurutnya, Adhyaksa Chambers bakal menjadi rumah lahirnya pemikiran hukum berkualitas untuk menjawab tantangan penegakan hukum modern.

Selain jajaran pimpinan Kejaksaan dan rektorat, forum kedua dari rangkaian diskusi di enam perguruan tinggi Indonesia ini menghadirkan narasumber ahli, antara lain:

Prof. Dr. Hamzah Halim, S.H., M.H., M.A.P. (Dekan Fakultas Hukum Unhas), Dr. Winner Sitorus, S.H., LL.M. (Fakultas Hukum Unhas), Reza Faraby, S.H., LL.M. (Direktur Pembangunan Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Kementerian PPN/Bappenas), Dr. Rudi Pradisetia Sudirdja, S.H., M.H. (Universitas Adhyaksa).

Melalui Academic Engagement ini, Jamdatun berharap memperoleh rekomendasi ilmiah dan kritik konstruktif untuk mematangkan naskah akademik, desain kelembagaan, serta mekanisme operasional Adhyaksa Chambers sebelum resmi diluncurkan.

(Sukri)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.