Awal Pelaksanaan Ulang Tahun Desa Torout Kecamatan Tompaso Baru Yang Ke-125 Berlangsung Meriah

oleh -7 Dilihat

Media Humas Polri//Sulawesi Utara

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Torout, Kecamatan Tompaso Baru, Kabupaten Minahasa Selatan ke-125 yang digelar perdana pada Kamis (23/07/2026).

Sukses mencuri perhatian publik. Mengangkat tema “Mewujudkan Desa Torout Menuju Menjadi Barometer Peradaban dan Kerukunan”, momentum bersejarah ini menjadi bukti nyata kokohnya persatuan di tengah keberagaman budaya dan agama masyarakat setempat.

Sejak berdiri seabad silam, ini adalah kali pertama desa yang dihuni oleh kolaborasi dua suku besar, yakni Suku Minahasa dan Suku Mongondow, mengadakan pesta peringatan hari jadi secara resmi. Rencana besar ini lahir dari hasil musyawarah mufakat antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama yang berkomitmen memberikan dukungan penuh agar sejarah panjang desa dapat dikenang dan dirayakan secara meriah.

Kemeriahan pesta rakyat ini dimulai dengan kegiatan pawai di sepanjang jalan utama Desa Torout. Barisan pawai dipimpin oleh pertunjukan ikonik Tari Kabasaran (tarian adat Minahasa) dan diikuti dengan antusias oleh ratusan anak sekolah dari tingkat TK, SD, hingga SMA. Mantan pejabat Hukumtua, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh lapisan masyarakat turut tumpah ruah memadati lokasi acara.

Namun, di tengah kemeriahan dan nilai sejarah yang tinggi tersebut, terselip kekecewaan dari warga. Hingga acara berakhir, tidak ada satu pun perwakilan dari jajaran pemerintah kabupaten baik Bupati, Wakil Bupati, maupun utusan resmi dinas kepemerintahan yang hadir. Begitu pula dengan para anggota dewan (DPRD) yang dikenal dekat dan wilayah pemilihannya mencakup Kecamatan Tompaso Baru, terpantau absen dari kursi undangan.

Padahal, panitia penyelenggara mengaku telah mendistribusikan undangan resmi jauh-jauh hari.Meski minim perhatian dari para pejabat tinggi dan wakil rakyat, kondisi tersebut sama sekali tidak melunturkan semangat juang warga Desa Torout. Seluruh rangkaian acara tetap berjalan dengan sangat kondusif, damai, dan aman berkat swadaya dan kekompakan masyarakat.

Dalam sambutannya, Ibu Hukumtua Desa Torout mengingatkan kembali memori kolektif perjuangan para pendiri desa (tua-tua kampung). Beliau mengisahkan bagaimana perjalanan panjang Desa Torout terbentuk hingga bisa berkembang pesat sampai hari ini di bawah kepemimpinan para pejabat Hukumtua dari masa ke masa.

Menariknya, perayaan HUT desa perdana ini juga bertepatan dengan hari ulang tahun Ibu Hukumtua, sehingga menambah kesan mendalam bagi masyarakat. Momentum ganda ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi generasi muda Torout agar selalu merawat adat istiadat, mempertahankan kearifan lokal, serta mempererat toleransi antar umat beragama di masa depan.

Acara bersejarah ini kemudian ditutup dengan prosesi pemasangan lilin dan pemotongan kue ulang tahun desa. Suasana religius dan penuh kedamaian sangat terasa saat tokoh-tokoh agama yang terdiri dari Imam Masjid Desa Torout, para Pendeta, dan Gembala berdiri bersama memimpin doa bersama demi kemakmuran dan kedamaian seluruh masyarakat desa.

(Raden Karim)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.