Bukan Sekadar Balapan Sumatra Cup Prix 2026 Jadi Panggung Seni Budaya dan Penggerak Ekonomi Lokal

oleh -33 Dilihat

Media Humas Polri // Muba

Deru mesin, adu kecepatan, dan semangat kompetisi mewarnai Final Race Sumatra Cup Prix (SCP) “PACAK” 2026 di Skyland International Circuit Sekayu, Musi Banyuasin (Muba), Minggu (11/10/2026). Tak sekadar menjadi ajang adu kemampuan para pembalap, kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, 10–11 Oktober 2026, ini turut menghadirkan seni budaya lokal sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Lebih dari 200 starter dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa hingga Sulawesi, ambil bagian dalam kompetisi yang mempertandingkan 16 kelas balapan. Persaingan ketat di lintasan menjadi daya tarik bagi penonton, sementara kehadiran pembalap, kru, mekanik, dan pengunjung turut menghidupkan aktivitas usaha masyarakat di sekitar sirkuit.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba, H. Ardiansyah, S.E., M.M., Ph.D., C.M.E., mewakili Bupati Muba H. M. Toha, S.H. Turut hadir Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Muba Dr. M. Fariz, S.STP., M.M., Kepala Dinas Koperasi Zulkarnain, S.P., serta perwakilan Forkopimda, perangkat daerah, IMI, dan KONI.Nuansa budaya turut mewarnai pembukaan melalui penampilan Tari Kreasi Moving Star dari Putri Se-Ayu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muba. Selain itu, kehadiran umbrella girl yang mengenakan busana adat Musi Banyuasin menjadi sentuhan khas daerah di tengah atmosfer olahraga otomotif modern.

Perpaduan balap motor dan kesenian tersebut menunjukkan bahwa event olahraga dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan identitas budaya daerah kepada pengunjung dari berbagai wilayah. Skyland bukan hanya menjadi arena adu kecepatan, tetapi juga panggung promosi potensi pariwisata dan kekayaan budaya Musi Banyuasin.

Dalam sambutannya, Asisten 1, H. Ardiansyah mengapresiasi panitia, sponsor, dan Dispopar Muba yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut. Menurutnya, kompetisi otomotif profesional dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat secara positif, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap generasi muda semakin termotivasi untuk meraih prestasi di bidang olahraga otomotif. Di sisi lain, event seperti ini juga memberikan dampak bagi UMKM dan menjadi sarana promosi pariwisata Kabupaten Musi Banyuasin,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dispopar Muba Dr. M. Fariz menyampaikan bahwa keterlibatan ratusan pembalap beserta tim pendukung memberikan peluang bagi berbagai sektor usaha. Pedagang makanan dan minuman, pelaku UMKM, hingga penyedia penginapan turut merasakan peningkatan aktivitas selama kejuaraan berlangsung. Pelaku UMKM juga difasilitasi berjualan secara gratis di area sirkuit.

Dampak tersebut memperlihatkan bahwa penyelenggaraan event olahraga berskala besar berpotensi memberikan manfaat yang lebih luas daripada sekadar kompetisi. Pergerakan pengunjung membuka kesempatan bagi usaha lokal untuk memperkenalkan produk sekaligus memperoleh tambahan pendapatan.

Di lintasan, persaingan berlangsung ketat. Pembalap Alfi Husni menjadi salah satu sorotan setelah mencatatkan waktu kualifikasi 1 menit 19 detik dan meraih posisi pole.

Pada kelas bergengsi Bebek 2-Tak 125 cc Open, podium pertama diraih Rendi Oding dari tim As Tuan Muda Koizumi Rcb Rbt34 Fuboru Nhk Chans Ra asal Sulawesi Tengah. Posisi kedua ditempati Renggi Lukmana dari Diosi 999 Privater Racing Team asal Sumatera Barat, disusul Aqsal Ilham Safatullah dari Team Dam’s X Putra Japa Cv. Kpu Sarina Agro Malda Adt 23 asal Jawa Tengah di posisi ketiga. Daniel Damar dari ASP RPTJ 2014 asal Sumatera Barat menempati posisi keempat, sementara Eki Puseng dari Dubai27 Family Racing Team asal Jambi berada di posisi kelima.

Penyerahan trofi dilakukan oleh H. Ardiansyah bersama perwakilan Forkopimda dan panitia pelaksana. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar, sekaligus memperlihatkan potensi Skyland International Circuit sebagai salah satu fasilitas olahraga otomotif yang dapat mendukung penyelenggaraan kejuaraan dan kegiatan pariwisata di Muba.

Melalui Sumatra Cup Prix 2026, Musi Banyuasin mempertemukan tiga kekuatan dalam satu panggung: olahraga otomotif, pelestarian seni budaya, dan pergerakan ekonomi masyarakat. Deru mesin di Skyland pun menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Muba lebih luas, sekaligus membuka peluang bagi potensi lokal untuk terus berkembang.

Muba PACAK! Otomotif mendunia, seni budaya terjaga, ekonomi daerah bergerak.

(Alen)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.