Korban Diduga Tenggelam di Sungai Kedukan Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Sungai Musi

oleh -12 Dilihat

Media Humas Polri // Sumsel

Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari oleh tim gabungan, seorang warga Desa Sungai Kedukan, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, yang sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga tenggelam akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban berinisial I.S. (34) ditemukan pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di Perairan Sungai Musi, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB setelah diduga pergi menuju sungai yang berada di belakang rumahnya di Desa Sungai Kedukan. Berdasarkan informasi keluarga, korban diketahui memiliki gangguan kejiwaan serta keterbatasan dalam berjalan.

Sejak laporan diterima, Polsek Rambutan bersama Basarnas Provinsi Sumatera Selatan, BPBD Kabupaten Banyuasin, pemerintah desa, dan masyarakat melakukan pencarian intensif dengan menyisir aliran Sungai Komering hingga wilayah Desa Sungai Dua.

Jenazah korban ditemukan pertama kali oleh dua anak buah kapal tongkang pasir yang sedang berada di Perairan Sungai Musi. Mengetahui adanya sesosok tubuh mengapung di dekat kapal, keduanya segera melaporkan temuan tersebut kepada petugas kepolisian perairan.

Mendapat informasi tersebut, tim gabungan segera melakukan koordinasi dan menuju RS Bhayangkara Palembang untuk proses identifikasi serta penjemputan jenazah sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Abu Bakar, S.H., menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pencarian.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Terima kasih kepada Basarnas, BPBD, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama terhadap anggota keluarga yang memerlukan pengawasan khusus,” ujar IPTU Abu Bakar.

Usai proses identifikasi, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Desa Sungai Kedukan, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, guna dimakamkan.

Selama proses pencarian hingga evakuasi berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.(Barlian)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *