Kualitas Udara Membaik Pemkab Muba Resmi Cabut Edaran PJJ dan Kembali Terapkan Pembelajaran Tatap Muka  Mulai Kamis 24 September 2026

oleh -10 Dilihat

Media Humas Polri // Muba

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) secara resmi menyepakati pencabutan Surat Edaran Bupati terkait Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan mengembalikan seluruh kegiatan belajar mengajar menjadi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara penuh. Keputusan strategis tersebut diambil dalam Rapat Evaluasi Penanganan Dampak Kabut Asap dan Karhutbunlah yang berlangsung di Ruang Rapat Randik, Rabu (23/09/2026).

Rapat evaluasi lintas sektor tersebut dipimpin oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba, H. Ardiansyah, SE., MM, Ph.D, CMA, serta dibuka oleh Kepala BPBD Muba, Marko Susanto, S.STP., M.Si. Pertemuan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Yayan, SE., MM, para perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan (Dinkes), Camat Sekayu, serta instansi terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten I Setda Muba, H. Ardiansyah, menyampaikan bahwa pengembalian sekolah PTM ini didasarkan pada evaluasi komprehensif lintas sektor menyusul membaiknya kondisi cuaca serta menurunnya dampak kabut asap di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.

“Berdasarkan laporan evaluasi kualitas udara, grafik penderita ISPA, hingga penurunan titik panas (hotspot), seluruh jajaran OPD sepakat untuk mencabut Surat Edaran PJJ. Aktivitas persekolahan untuk jenjang PAUD, SD, hingga SMP sederajat di seluruh Kabupaten Musi Banyuasin secara resmi kembali menggelar pembelajaran tatap muka penuh mulai Kamis, 24 September 2026,” ujar Ardiansyah.

Perbaikan indikator lingkungan juga dikonfirmasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Musi Banyuasin, yang melaporkan bahwa Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berdasarkan pengukuran alat Air Quality Monitoring System (AQMS) No: B-660/745/DLH/2026 parameter PM2,5 telah masuk dalam kategori ‘Sedang’ dengan angka 98. Penurunan indeks pencemaran ini sejalan dengan intensitas curah hujan yang mulai merata di sejumlah wilayah rawan Karhutla.

Senada dengan hal tersebut, Kepala BPBD Muba, Marko Susanto, turut mengonfirmasi penurunan sebaran titik api pascahujan. Sementara itu, Dinas Kesehatan Muba mengemukakan data penurunan tren kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada pekan ketiga September 2026.

Di sisi lain, Kepala Disdikbud Muba, Yayan, SE., MM, menegaskan kesiapan seluruh satuan pendidikan untuk menyambut kembali para siswa di sekolah. Pihaknya mengimbau seluruh jajaran pendidik untuk memastikan lingkungan sekolah tetap kondusif dan mengedepankan protokol kesehatan.

“Kami meminta seluruh kepala satuan pendidikan untuk menyiapkan sarana prasarana sekolah serta tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam pelaksanaan PTM. BPBD, DLH, dan Dinkes akan terus memantau perkembangan cuaca serta kondisi udara secara berkala untuk memastikan keselamatan seluruh peserta didik,” pungkas Yayan.

Sebagai tindak lanjut resmi, Bupati Musi Banyuasin, H.M. Toha, menyetujui dan menandatangani Surat Edaran Nomor: 400.3 / 403 / DIKBUD / 2026 tentang Pencabutan Surat Edaran PJJ sebelumnya. Dengan keluarnya keputusan ini, seluruh sekolah PAUD/TK/RA, SD/MI, dan SMP/MTs se-Kabupaten Musi Banyuasin siap melaksanakan PTM penuh terhitung mulai tanggal 24 September 2026 dengan tetap mewajibkan penggunaan masker bagi siswa, guru, dan staf sekolah.

(Alen)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.