Polsek Sungai Keruh Hadiri Rapat Penertiban Perdes Cegah Karhutlah Di Kecamatan Sungai Keruh 

oleh -68 Dilihat

Media Humas Polri//Muba

Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Salah satunya melalui rapat penertiban Peraturan Desa (Perdes) tentang penanggulangan dan antisipasi karhutla yang digelar di Aula Kantor Camat Sungai Keruh, Kamis (15/10/2026), sekitar pukul 08.00 WIB.

Rapat tersebut dihadiri Camat Sungai Keruh Henri, S.Pd., M.Si., Sekretaris Camat Sungai Keruh Sulaiman, serta perwakilan Polsek Sungai Keruh, yakni Bhabinkamtibmas Brigadir Eko Saputra. Hadir pula perwakilan Koramil 401-03 Sekayu, Babinsa Serka Yuyu Sumarna, Kasi Kesejahteraan Sosial Medianto, perwakilan UPT Pertanian Sungai Keruh Firman, petugas pemadam kebakaran kecamatan Al Basor, seluruh kepala desa, serta kepala dusun dan perangkat desa se-Kecamatan Sungai Keruh.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan sambutan Camat Sungai Keruh serta sambutan Kapolsek Sungai Keruh yang diwakili Bhabinkamtibmas Brigadir Eko Saputra. Rapat kemudian ditutup dengan dokumentasi kegiatan.

Pembahasan mengenai penertiban Perdes ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran pemerintah desa dalam mengantisipasi karhutla. Peraturan di tingkat desa diharapkan dapat menjadi landasan bagi peningkatan kesadaran masyarakat, pencegahan pembakaran lahan, serta koordinasi lintas sektor apabila ditemukan potensi kebakaran.

Kapolsek Sungai Keruh IPTU Mustaqim Hadi, S.H., M.H., menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, dan masyarakat dalam mencegah terjadinya karhutla.

“Pencegahan karhutla membutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh pihak. Perdes harus dipahami sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat upaya pencegahan di tingkat desa, dengan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kami dari kepolisian siap mendukung langkah-langkah preventif melalui edukasi, sosialisasi, dan koordinasi bersama pemerintah serta masyarakat,” ujar Mustaqim.

Ia juga mengajak seluruh kepala desa dan perangkatnya untuk aktif menyampaikan imbauan kepada warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran yang dapat berdampak pada lingkungan, kesehatan, dan aktivitas warga.

Melalui rapat tersebut, diharapkan koordinasi lintas sektor di Kecamatan Sungai Keruh semakin kuat sehingga langkah antisipasi karhutla dapat dilaksanakan secara terarah dan berkelanjutan.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

(Alen)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.