Kapolda dan Forkopimda Sambut Jusuf Kalla di Ambon Soliditas TNI-Polri dan Pemerintah Perkuat Agenda Pembangunan Maluku

oleh -63 Dilihat

Ambon //Media Humas Polri

Soliditas TNI-Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Maluku. Komitmen tersebut tercermin dalam penyambutan mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, oleh Kapolda Maluku Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku di VIP Room Bandara Internasional Pattimura, Ambon, Minggu (1/11/2026).

Jusuf Kalla tiba di Ambon sekitar pukul 15.45 WIT untuk menghadiri Maluku Business Forum 2026 yang diselenggarakan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Maluku. Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemerintah, akademisi, cendekiawan, dan pelaku industri dalam membahas optimalisasi potensi daerah, pengembangan sektor energi, hilirisasi industri, serta peluang investasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Penyambutan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura, Dankodaeral IX, Danlanud Pattimura, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si., Danrindam XV/Pattimura, Rektor Universitas Pattimura beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Danpomdam XV/Pattimura, pimpinan ICMI Maluku, serta unsur pejabat dan undangan lainnya.

Kapolda Maluku Irjen Pol. Suwondo Nainggolan menegaskan bahwa soliditas dan sinergitas seluruh unsur Forkopimda merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas daerah serta menciptakan lingkungan yang mendukung pelaksanaan berbagai agenda pembangunan.

“Pembangunan Maluku membutuhkan komitmen dan kerja bersama seluruh unsur. Soliditas TNI-Polri dan pemerintah daerah harus terus diperkuat untuk memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga. Situasi yang aman dan kondusif merupakan salah satu fondasi penting agar program pembangunan, aktivitas ekonomi, dan investasi dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Kapolda Maluku.

Menurutnya, karakteristik Maluku sebagai provinsi kepulauan dengan keberagaman masyarakat dan potensi sumber daya alam yang besar membutuhkan koordinasi lintas sektor yang kuat. Sinergi antarpimpinan daerah tidak hanya penting dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membangun kepercayaan masyarakat dan menciptakan suasana yang mendukung kemajuan daerah.

Kehadiran Muhammad Jusuf Kalla di Maluku dalam agenda Maluku Business Forum 2026 juga menjadi momentum penting untuk memperkuat dialog dan pertukaran gagasan mengenai arah pembangunan ekonomi daerah.

Forum yang mengangkat tema *“Dinamisasi Ekosistem Energi Maluku melalui Optimalisasi Potensi, Hilirisasi Industri dan Investasi Strategis untuk Pembangunan Nasional Berkelanjutan”* tersebut menempatkan potensi energi dan sumber daya alam Maluku dalam perspektif pembangunan yang lebih luas.

Sebagai wilayah kepulauan yang memiliki potensi energi, kelautan, perikanan, dan berbagai sumber daya unggulan lainnya, Maluku membutuhkan pengelolaan yang terencana serta dukungan investasi yang berorientasi pada keberlanjutan. Penguatan hilirisasi industri juga menjadi langkah penting agar pemanfaatan sumber daya alam tidak berhenti pada produksi bahan mentah, tetapi mampu menciptakan nilai tambah, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam konteks tersebut, stabilitas keamanan dan kepastian hukum menjadi bagian penting dalam menciptakan iklim pembangunan yang sehat. Polda Maluku berkomitmen mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif melalui langkah-langkah preventif, peningkatan kehadiran personel di tengah masyarakat, respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan, serta penegakan hukum secara profesional dan berkeadilan.

Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan, kehadiran Kapolda bersama jajaran Forkopimda dalam menyambut tokoh nasional tersebut mencerminkan kuatnya koordinasi dan kebersamaan antarpimpinan daerah dalam mendukung agenda pembangunan Maluku.

“Polda Maluku berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat. Dengan lingkungan yang aman, harmonis, dan tertib, berbagai aktivitas pembangunan dan perekonomian dapat berlangsung secara optimal,” ujar Rositah.

Ia menambahkan, berbagai agenda pembangunan membutuhkan dukungan situasi keamanan yang terpelihara, komunikasi lintas sektor, serta kepercayaan masyarakat terhadap seluruh pemangku kepentingan.

Karena itu, Polda Maluku mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan mengedepankan semangat persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai kebersamaan tersebut merupakan modal sosial yang penting bagi Maluku dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Melalui momentum kunjungan Muhammad Jusuf Kalla dan penyelenggaraan Maluku Business Forum 2026, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, TNI-Polri, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat untuk mengoptimalkan potensi unggulan daerah.

Sinergitas yang terpelihara, stabilitas keamanan yang terjaga, serta pengelolaan potensi daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat diharapkan semakin memperkuat kontribusi Maluku dalam pembangunan nasional, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia.

Rangkaian kegiatan penyambutan berakhir sekitar pukul 16.30 WIT. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

(OngenLeano)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.