Operasi Patuh Salawaku 2026 Hari Keempat Polda Maluku Bagi Helm Gratis Tegur 35 Pengendara dan Tilang 5 Pelanggar

oleh -236 Dilihat

Ambon //Media Humas Polri

Polda Maluku terus mengintensifkan upaya meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas melalui Operasi Patuh Salawaku 2026. Memasuki hari keempat pelaksanaan, Kamis (29/10/2026), petugas memberikan teguran lisan kepada 35 pengendara kendaraan roda dua dan roda empat serta menindak lima pengendara melalui penilangan di sejumlah ruas jalan di Kota Ambon.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 11.30 WIT tersebut dipusatkan di Jalan Sultan Hasanuddin, Jalan Kapten Pierre Tendean, dan Jalan Jenderal Sudirman. Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, petugas juga mengedepankan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan dan mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K. menegaskan bahwa Operasi Patuh Salawaku tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan dalam berkendara.

“Operasi Patuh Salawaku 2026 merupakan upaya Polri untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas. Peneguran dan penindakan dilakukan terhadap pelanggaran yang ditemukan, tetapi edukasi juga menjadi bagian penting agar masyarakat memahami bahwa kepatuhan terhadap aturan merupakan langkah mendasar untuk melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar Rositah.

Dalam pelaksanaan operasi hari keempat, petugas menemukan sejumlah pelanggaran, antara lain pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak melengkapi persyaratan teknis dan kelengkapan kendaraan, serta tidak dapat menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan dokumen kendaraan yang dipersyaratkan.

Dari hasil kegiatan tersebut, sebanyak 35 pengendara menerima teguran lisan, sedangkan lima pengendara dikenai sanksi tilang. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan pengguna jalan terhadap ketentuan lalu lintas.

Polda Maluku mengedepankan pendekatan yang proporsional melalui edukasi, teguran, dan penindakan sesuai jenis pelanggaran yang ditemukan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku berkendara, bukan sekadar kepatuhan ketika petugas berada di lapangan.

Selain pengaturan arus lalu lintas dan penegakan aturan, personel Operasi Patuh Salawaku 2026 juga melaksanakan kegiatan edukasi keselamatan dengan membagikan helm gratis kepada pengendara sepeda motor yang membawa penumpang tanpa menggunakan helm.

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat, khususnya pengendara dan penumpang sepeda motor yang memiliki risiko tinggi apabila terjadi kecelakaan. Penggunaan helm yang sesuai standar dan dipasang dengan benar merupakan salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko cedera kepala.

Menurut Rositah, keselamatan berlalu lintas membutuhkan keterlibatan seluruh pengguna jalan. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak menunggu teguran petugas sebelum mematuhi aturan.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan helm, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, membawa SIM dan surat kendaraan, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas. Keselamatan harus menjadi prioritas bersama. Semangat *Polisi Bersama Masyarakat* kami wujudkan melalui pelayanan, edukasi, dan penegakan hukum yang bertujuan melindungi masyarakat,” katanya.

Operasi Patuh alawaku 2026 di Kota Ambon melibatkan personel Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku bersama personel Bidang Propam, Direktorat Intelkam, Bidang Humas, dan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Maluku.

Keterlibatan lintas fungsi tersebut mendukung pelaksanaan operasi, mulai dari pengaturan lalu lintas, pengawasan internal, dukungan intelijen, penyampaian informasi kepada masyarakat, hingga dukungan kesehatan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau berjalan lancar hingga operasi selesai. Polda Maluku menegaskan bahwa upaya membangun budaya tertib berlalu lintas memerlukan konsistensi petugas dan kesadaran masyarakat.

Melalui Operasi Patuh Salawaku 2026, Polda Maluku mengajak seluruh pengguna jalan menjadikan kepatuhan berlalu lintas sebagai kebiasaan sehari-hari. Tertib di jalan bukan hanya untuk menghindari sanksi, melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan, mencegah kecelakaan, dan menciptakan lalu lintas yang aman serta tertib di Maluku.

OngenLeano


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.