Diduga Bunuh Diri Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Batang Asai

oleh -89 Dilihat

Media Humas Polri // Sarolangun

Seorang pria berinisial D (20), warga Desa Taman Dewa, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, ditemukan meninggal dunia di sebuah pondok tempat bekerja dompeng di Desa Pulau Salak Baru, Kecamatan Batang Asai, Minggu (2/8/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut saat ini masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Kapolsek Batang Asai, IPTU Sarman Kenedi, S.H., mengatakan bahwa korban sebelumnya tiba di lokasi bersama sepupunya pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB untuk bekerja di lokasi dompeng.

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan para saksi, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam pondok tempat mereka beristirahat. Di lokasi turut ditemukan sejumlah barang yang saat ini telah diamankan sebagai barang bukti.

Dugaan sementara mengarah pada bunuh diri, namun penyelidikan tetap kami lakukan secara menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti kematian korban,” ujar IPTU Sarman Kenedi.

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 01.00 WIB korban sempat meminta ditemani untuk buang air kecil. Namun sekitar pukul 03.00 WIB, saat saksi terbangun dan hendak ke kamar kecil, korban ditemukan sudah tergeletak bersimbah darah dengan luka pada bagian leher. Di tangan kanan korban ditemukan sebuah pisau cutter, sementara di lokasi juga ditemukan jeriken minyak goreng ukuran 5 kilogram yang isinya diduga telah berkurang sekitar setengah.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera menghubungi rekannya untuk membantu mengevakuasi korban. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Batang Asai guna dilakukan Visum Et Repertum.

Selanjutnya korban dirujuk ke RSUD Sarolangun sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka di Desa Taman Dewa, Kecamatan Mandiangin.

Kapolsek Batang Asai IPTU Sarman Kenedi, S.H. menambahkan, dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan serta kerap melamun. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan.

“Kami turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada pihak kepolisian,” tutup IPTU Sarman Kenedi.

Saat ini, personel Polsek Batang Asai masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta melengkapi administrasi penyelidikan guna memastikan seluruh fakta dalam peristiwa tersebut.

(Masri Syah)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.