Polsek Pauh Bersama PT ALN Padamkan Karhutla di Desa Sipintun Water Bombing 25 Kali Dilakukan

oleh -46 Dilihat

Media Humas Polri // Sarolangun

Personel Polsek Pauh bersama tim pemadam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) PT ALN bergerak cepat melakukan ground check hotspot sekaligus pemadaman dan pendinginan lahan yang terbakar di Desa Sipintun, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan setelah adanya informasi dari pihak PT ALN terkait titik panas di wilayah tersebut. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke wilayah lainnya.  Dalam proses pemadaman, tim menggunakan sejumlah peralatan, termasuk mesin ministrike, watermax, selang hisap, nozzle, serta dukungan alat berat berupa grader dan backhoe loader untuk membuat sekat dan memutus jalur penjalaran api.

Lahan yang terbakar merupakan lahan masyarakat berstatus Areal Penggunaan Lain (APL), dengan tutupan berupa resam, pakis dan anakan kayu. Vegetasi di sekitar lokasi berupa perkebunan karet dan sawit. Kondisi medan relatif datar dengan jenis tanah mineral dan sumber air berasal dari anak sungai serta embung.

Dari kegiatan pemadaman dan pendinginan, tim berhasil menangani sekitar 3 hektare lahan. Namun, sejumlah titik masih mengeluarkan asap sehingga proses pendinginan terus dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali menyala.

“Personel bersama tim pemadam Karhutla PT ALN terus melakukan pendinginan dan patroli untuk memastikan tidak ada lagi kepulan asap maupun titik api yang dapat menyebabkan kebakaran kembali meluas,” demikian laporan kegiatan Polsek Pauh.

Selain pemadaman dari darat, penanganan Karhutla juga mendapat dukungan melalui operasi water bombing. PT ALN bersama PT Sinarmas meminta bantuan helikopter water bombing milik BPBD Provinsi Jambi.

Operasi water bombing dilaksanakan mulai pukul 11.00 WIB hingga 15.00 WIB, dengan total sebanyak 25 kali penyiraman dari udara untuk membantu memadamkan titik-titik kebakaran yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Berdasarkan data sementara di lapangan, luas keseluruhan area yang terdampak kebakaran hingga saat ini diperkirakan mencapai sekitar 100 hektare, sementara proses pendataan luas lahan yang terbakar masih berlangsung.

Kapolsek Pauh IPTU Hans Simangunsong, S.H. mengatakan bahwa personel bersama tim terkait akan terus melakukan pemantauan dan pendinginan di lokasi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan kondisi benar-benar aman dan mencegah munculnya kembali titik api, sekaligus mengantisipasi agar kebakaran tidak meluas ke area perkebunan dan wilayah lainnya.

Kegiatan melibatkan lima tim karyawan pemadam PT ALN dan dua personel Polri, dengan dukungan lima unit mobil angkut dan 10 unit sepeda motor serta sejumlah peralatan pemadaman.

(Masri Syah)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.