Media Humas Polri//Jabar
Indramayu — Guna memastikan pasokan air untuk lahan pertanian para petani tercukupi, Camat Lohbener, H. Warno, SKM., MM, memimpin langsung Rapat Koordinasi On Site sekaligus meninjau kondisi infrastruktur di Bendungan Karet Desa Pangkalan, Kecamatan Losarang, Rabu (30/7).
Langkah cepat ini diambil menyusul adanya perubahan kebijakan durasi gilir giring air. Jika sebelumnya durasi giliran air hanya 8 jam untuk masing-masing kecamatan (Lelea dan Lohbener), kini durasi tersebut resmi diperpanjang menjadi 24 jam.
“Untuk mencukupi kebutuhan air bagi sawah petani di lima desa di Kecamatan Lohbener, durasi giliran air yang semula masing-masing 8 jam untuk Kecamatan Lelea dan Kecamatan Lohbener kini resmi diubah menjadi 24 jam,” ujar H. Warno di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, pengaturan air ini nantinya akan dibagi secara bergantian setiap hari dengan siklus mulai pukul 08.00 pagi hingga pukul 08.00 pagi hari berikutnya untuk masing-masing wilayah kecamatan.
Selain menggelar koordinasi lapangan, kunjungan ini juga difokuskan untuk memantau kondisi infrastruktur bendungan karet yang saat ini mengalami kendala teknis berupa kebocoran.
Menanggapi hal tersebut, pihak kecamatan telah menyampaikan permohonan resmi kepada DPR RI melalui Komisi V (via Bapak Daniel Mutaqien Syafiuddin) agar bendungan karet di Desa Pangkalan dapat segera mendapatkan perbaikan menyeluruh.
Perbaikan ini dinilai sangat krusial agar pasokan air tetap tersedia dan dapat dipompa secara optimal, khususnya untuk mengairi lahan pertanian di Desa Kiajaran Kulon dan Desa Cempe di wilayah Kecamatan Lelea.
Kegiatan monitoring dan koordinasi ini turut dihadiri oleh jajaran forum koordinasi pimpinan kecamatan serta para pemangku kepentingan terkait, di antaranya,
Camat Lohbener dan Camat Lelea beserta unsur Babinsa. Para Kuwu dari wilayah Kecamatan Lohbener (Kuwu Larangan, Kuwu Lanjan, Kuwu Langut, Kuwu Desa Kiajaran Wetan, dan Kuwu Desa Kiajaran Kulon). Para Kuwu dari wilayah Kecamatan Lelea (Kuwu Desa Cempe, Kuwu Desa Lelea, dan Kuwu Desa Tamansari).Perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).
Juru Pengairan Desa Waru. Para Menteri Pengairan yang bertugas di wilayah Kecamatan Lohbener.
(Carikin)










