Festival Mojopuro Jatiroto Wonogiri Jadi Wadah UMKM Dan Kearifan lokal Budaya Jawa

oleh -52 Dilihat

Mediahumaspolri.com// Wonogiri

Dalam rangka menyambut HUT RI KE 81 Desa mojopuro jatiroto menggelar

Festival Seni budaya dan musik etnik 2026 Wadah UMKM Lokal dan Budaya jawa resmi di gelar 7-9 agustus 2026 di lap. Mojopuro kecamatan jatiroto wonogiri.

Ketua panitia Festival siswadi, secara resmi membuka Bazar Ekonomi Kreatif dan UMKM di lapangan mojopuro jatiroto, jum’at (7/08/2026).

Bazar UMKM ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Festival Seni budaya dan musik etnik 2026 yang berlangsung selama 3 hari, mulai dari 7 hingga 9 agustus 2026.

Untuk menyambut HUT RI KE 81 Bazar Ekonomi Kreatif dan UMKM ini bertujuan untuk menampilkan berbagai produk kreatif lokal sekaligus mendukung para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa mojopuro khususnya dan kec. Jatiroto umumnya Berbagai kuliner makanan khas, hingga buah dipromosikan kepada masyarakat luas.

“Tahun ini untuk pertama kalinya kita adakan kegiatan festival ini, partisipasi UMKM yang mengikuti cukup banyak dan di hari pertama pengunjung sungguh luar biasa,” ungkap Siswadi.

Siswadi menambahkan di hari pertama merupakan pencapaian luar biasa. Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung acara ini.

Selain UMKM, juga menyuguhkan berbagai acara seperti pengajian akbar, seni budaya ketek ogleng pertunjukan tari, musik campursari dan orkes melayu Lorenza.

Bintang tamu yang akan menghibur pengunjung ada Gareng tralala dan bintang dangdut Devarina indra.

Kehadiran para artis ini menambah daya tarik festival dan diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung.

Festival ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi platform untuk mempromosikan kuliner lokal sekaligus mendukung pengembangan ekonomi lokal”

Kepala desa mojopuro juga mengatakan bahwa festival ini tidak hanya untuk merayakan budaya, tetapi juga untuk memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Kehadiran generasi muda dalam melestarikan budaya melalui acara ini sangat penting untuk menjaga tradisi agar tetap hidup dan berkembang.

“Partisipasi aktif generasi muda yang tergabung dalam karangtaruna pancawasis dalam menjaga dan melestarikan budaya sangat penting. Acara seperti Festival budaya dan musik etnik ini merupakan salah satu cara untuk memastikan bahwa tradisi kita tetap hidup dan terus berkembang,” ujarnya.

(Zaenal MHP)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.