Serap Aspirasi Warga di Lamin Adat Kutai Wakapolres Kutim Dorong Optimalisasi Layanan 110

oleh -110 Dilihat

Media Humas Polri//SANGATTA

Wakapolres Kutai Timur (Kutim), Kompol Anton Saman, mengajak masyarakat dan lembaga adat untuk memperkuat sinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Polisi Bersama Masyarakat yang berlangsung di Lamin Adat Kutai, Jalan Ring Road, Kecamatan Sangatta Utara, Rabu (28/10/2026).

‎Kegiatan ini merupakan bagian dari program Commander Wish Kapolri melalui 8 Quick Wins yang mengedepankan pendekatan humanis serta komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Polres Kutai Timur berupaya menyerap aspirasi warga sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

‎Dalam kegiatan itu, Kompol Anton Saman hadir mewakili Kapolres Kutai Timur. Turut hadir Ketua Lembaga Adat Kutai, Kasmo, KBO Sat Intelkam Polres Kutim, Ipda Lidya Magdalena, serta sejumlah personel Polres Kutai Timur.

‎Dalam sambutannya, Anton menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, hingga berbagai permasalahan yang berkaitan dengan keamanan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, komunikasi secara langsung diperlukan agar kepolisian dapat mengetahui kondisi nyata yang dihadapi masyarakat.

‎“Pertemuan ini sengaja kami gagas untuk menyerap secara langsung aspirasi, keluhan, dan permasalahan warga di lapangan. Kami ingin mendengar kendala serta harapan masyarakat terhadap jajaran kepolisian,” ujarnya.

‎Anton juga menekankan pentingnya peran lembaga adat dalam menjaga keharmonisan sosial dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat. Keberadaan lembaga adat dinilai memiliki peran strategis dalam mencegah potensi konflik maupun gangguan kamtibmas melalui pendekatan yang dekat dengan masyarakat.

‎Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, untuk terus membangun komunikasi dan meningkatkan koordinasi dengan kepolisian. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kutai Timur.

‎Selain menyerap aspirasi, Wakapolres Kutim juga mengingatkan masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan layanan darurat Call Center Polri 110. Layanan tersebut dapat diakses secara gratis selama 24 jam untuk melaporkan tindak kriminalitas, kecelakaan lalu lintas, maupun kejadian darurat lainnya yang membutuhkan penanganan kepolisian.

‎Masyarakat juga dapat menghubungi Hotline WhatsApp Polres Kutai Timur di nomor 0811-5902-629 atau berkoordinasi langsung dengan Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing apabila menemukan persoalan yang memerlukan penanganan aparat kepolisian.

‎“Koordinasi yang cepat dan aktif antara masyarakat dan kepolisian merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegas Anton.

‎Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog bersama masyarakat untuk menghimpun masukan serta menginventarisasi berbagai permasalahan kamtibmas yang terjadi di lingkungan warga. Melalui dialog tersebut, kepolisian memperoleh kesempatan untuk mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat sekaligus mengidentifikasi persoalan yang memerlukan tindak lanjut.

‎Melalui kegiatan Polisi Bersama Masyarakat ini, Polres Kutai Timur berharap setiap aspirasi dan keluhan warga dapat ditindaklanjuti secara proporsional sesuai dengan permasalahan yang disampaikan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian, lembaga adat, dan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

‎Sumber: Humas Polres Kutim

‎( Ahmad Kusuma Dinata )


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.