Listrik Rumah Iren M Kembali Menyala Warga Berharap PLN Bangun Jaringan Permanen di Jalan Freeport Lama

oleh -119 Dilihat

Media Humas Polri//Papua Tengah

Timika, Papua Tengah – Aliran listrik di rumah milik Iren M, yang beralamat di Jalan Freeport Lama, tepatnya di depan Markas Lanal Timika, kini telah kembali normal setelah sebelumnya sempat terputus dan menjadi perhatian masyarakat.

Sebelumnya, Media Humas Polri memberitakan dugaan pemutusan aliran listrik ke rumah Iren M yang diduga dilakukan oleh petugas vendor PLN Timika, PT DEL. Berdasarkan pantauan awak media di lokasi pada hari ini, petugas PT DEL telah melakukan penarikan kabel sepanjang kurang lebih 60 meter dari jaringan di Jalan Freeport Lama menuju rumah Iren M. Setelah pekerjaan selesai, aliran listrik di rumah tersebut kembali menyala.

Penanggung jawab PT DEL, Anwar, yang ditemui di lokasi menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi akibat kesalahpahaman antar warga.

Menurutnya, kabel utama yang digunakan untuk menyalurkan listrik merupakan jalur yang ditarik oleh warga dari Jalan Freeport Lama. Sejumlah warga mengeluhkan beban listrik yang berlebihan sehingga lampu sering redup dan mati hidup. Atas dasar keluhan tersebut, petugas di lapangan mengambil tindakan dengan memutus aliran listrik ke rumah Iren M.

“Ini hanya kesalahpahaman antar warga. Hari ini kami sudah menormalkan kembali sambungan listrik ke rumah Ibu Iren dan saat ini listrik sudah kembali menyala,” ujar Anwar.

Ia juga berharap masyarakat di sekitar lokasi segera mengajukan permohonan resmi kepada PLN Timika agar dibangun jaringan distribusi listrik permanen di kawasan tersebut, sehingga persoalan serupa tidak kembali terjadi.

Dari hasil pantauan awak media, di kawasan Jalan Freeport Lama, khususnya di depan Mako Lanal Timika, memang belum tersedia jaringan distribusi listrik resmi dari PLN. Selama ini masyarakat hanya menarik kabel secara swadaya dari tiang PLN yang berada di Jalan Freeport Lama menuju rumah masing-masing menggunakan tiang-tiang kayu.

Diperkirakan terdapat sekitar 100 bangunan rumah di kawasan tersebut yang hingga kini belum menikmati instalasi jaringan listrik resmi dari PLN. Kondisi tersebut membuat sambungan listrik menjadi tidak tertata dan berpotensi menimbulkan berbagai persoalan, baik dari sisi keselamatan maupun kualitas pelayanan listrik.

Salah seorang warga, Fred, berharap PLN segera memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut.

“PLN jangan tutup mata terhadap kami yang tinggal di sini. Kami berharap PLN segera membangun jaringan listrik agar masyarakat bisa menikmati listrik yang aman dan layak,” katanya.

Harapan serupa juga disampaikan Ketua RT 20 Kelurahan Kebun Sirih, Urbanus. Ia meminta PLN Timika segera menindaklanjuti kebutuhan masyarakat akan jaringan listrik permanen di wilayah tersebut.

Warga berharap adanya pembangunan jaringan listrik resmi dapat memberikan kepastian pelayanan, meningkatkan keselamatan, serta mencegah terulangnya persoalan yang merugikan masyarakat di kemudian hari.

(Ferry Nelson Saily)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.