Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini Sat Lantas Polres Toraja Utara Gelar Police Goes to School di SMA Kristen Rantepao

oleh -51 Dilihat

Media Humas Polri // Sulsel

Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Toraja Utara terus menggencarkan upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar melalui program edukatif “Police Goes to School”. Kali ini, kegiatan tersebut menyasar siswa-siswi SMA Kristen Rantepao, Kelurahan Karassik, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Senin (14/09/2026) pagi.

Upacara bendera mingguan di sekolah tersebut berlangsung berbeda. Ratusan siswa beserta dewan guru dan staf antusias menyambut kehadiran personel Sat Lantas yang bertindak sebagai pembina upacara.

Bertindak sebagai pembina upacara, Ps. Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Toraja Utara Aiptu Sunardi menyampaikan materi tentang Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas).

Secara terpisah, Kasat Lantas Polres Toraja Utara IPTU Muhammad Nasrum Sujana, S.H. menjelaskan bahwa Police Goes to School merupakan langkah preventif Polri untuk merangkul generasi muda agar lebih disiplin di jalan raya.

“Kesadaran berlalu lintas harus ditanamkan sejak usia sekolah agar menjadi kebiasaan yang melekat hingga dewasa. Kami melihat mobilitas remaja saat ini cukup tinggi, namun belum diimbangi dengan pemahaman keselamatan yang memadai,” ujar IPTU Nasrum.

Menurutnya, melalui program ini pihaknya ingin memastikan para pelajar memahami pentingnya aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.

“Fokus utama kami adalah membangun kesadaran pelajar saat berangkat dan pulang sekolah. Kami mengimbau agar selalu menggunakan helm standar SNI, tidak memacu kendaraan melebihi batas kecepatan, serta melengkapi surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK,” tegasnya.

Ia menambahkan, peran aktif lingkungan sekolah dan orang tua sangat vital dalam mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas.

Pihaknya berharap, sosialisasi ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, namun benar-benar mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan yang melibatkan anak di bawah umur di wilayah Kabupaten Toraja Utara.

“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap siswa SMA Kristen Rantepao dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar,” tutupnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari siswa serta pihak sekolah. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama serta komitmen dari pihak sekolah untuk terus mengingatkan peserta didik agar tertib berkendara.

(Yohanis)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.