Menghubungkan Dua Desa TNI Wujudkan Harapan Warga Lewat Jembatan Gantung Sungai Masungkang

oleh -34 Dilihat

Media Humas Polri//Batui

Program Bakti TNI untuk Rakyat yang diprakarsai Langsung Bapak Bapak Gubenur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. terus diwujudkan Koramil 1308–07/Batui Melalui Pembangunan Infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu sasarannya adalah pembangunan Jembatan Gantung Sungai Masungkang Bertempat Di Desa Masungkang Kecamatan Batui Selatan Kabupaten .Banggai, Senin (10/08/2026).

Jembatan gantung sepanjang 42 meter tersebut dibangun untuk memperkuat akses antarwilayah dan mempermudah mobilitas masyarakat dua Desa yang selama ini terkendala oleh keberadaan Sungai Masungkang.

Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 21 persen.

Memasuki tahap berikutnya, personel TNI bersama masyarakat melaksanakan pelangsiran material ke tepi dekat dan tepi jauh, sekaligus melaksanakan pengecoran pondasi tiang angkur di tepi jauh. Pekerjaan tersebut dikerjakan secara gotong royong dengan melibatkan Danramil 03/Batui Kapten Inf Supartono Berserta 9 Anggota Personil,Tim Vertikal Rescue Indonesia ( VRI ) Provinsi Sulawesi, Tim Relawan Dan Masyarakat Desa Masungkan Serta Masyarakat Ondo ondolu Setempat Guna Mempercepat Penyelesaian Pembangunan.

Di Lapangan, Proses pembangunan masih menghadapi sejumlah tantangan. Penggalian pondasi harus dilakukan secara manual karena banyak ditemukan batu berukuran besar di dalam tanah.

Selain itu, kondisi cuaca yang tidak menentu turut memengaruhi ritme pekerjaan. Meski demikian, seluruh personel tetap bekerja maksimal dengan mengedepankan faktor keamanan, kualitas konstruksi, serta semangat kebersamaan agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.

Danramil 1308–03/Batui Kapten Inf Supartono mengatakan pembangunan Jembatan Gantung Sungai Masungkang merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah yang membutuhkan akses transportasi yang lebih baik.

Menurutnya, semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam setiap tahapan pembangunan, sehingga kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik, memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan , Penghubung 2 Desa yaitu dan pelayanan kesehatan, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

(Agus)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.