Kapolres Pematangsiantar Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2026

oleh -33 Dilihat

SIANTAR //MEDIA HUMAS POLRI

Kapolres Pematangsiantar AKBP Dhana Noer Kurniawan S.I.K., M.M pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2026 di Lapangan Apel Mako Polres Pematangsiantar, pada Senin pagi (26/10/2026) pukul : 08.00 Wib.

Apel tersebut dihadiri Wakapolres KOMPOL Budiono Saputro SH., MH, Walikota Pematangsiantar Diwakili Assisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fidelis Sembiring, S. STP, Ketua DPRD Kota Pematangsiantar DiWakili Ramses W. Manurung, Kejari Kota Pematangsiantar diwakili Jaksa Fungsional Pidum Heri Santoso, SH, Ketua Pengadilan Negeri Kelas I B diwakili Juru Bicara Cristanto, Danki 2 Batalyon B Satuan Brimob Polda Sumut AKP Rafles Manurung, Jasa Raharja Pematangsiantar Berman, Para PJU Polres Pematangsiantar, Para Kapolsek Jajaran Personil Polres Pematangsiantar, Perwakilan Instansi-instansi.

Kemudian diikuti barusan unsur Denpom I/1 Pematangsiantar dan Propam, Kodim 0207/Simalungun, Brimob Kompi 2 Batalyon B Sat Brimob Polda Sumut, Sat Samapta, Sat Lantas, Bhabinkamtibmas, staf gabungan Polres, Sat Intelkam, gabungan Sat Reskrim dan Sat Resnarkoba, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP Pemko Pematangsiantar. Turut ditampilkan barisan kendaraan roda dua dan roda empat dari Sat Lantas dan Sat Samapta Polres Pematangsiantar.

Dalam amanatnya, Kapolres Pematangsiantar AKBP Dhana Noer Kurniawan S.I.K., M.M menyampaikan bahwa Operasi Patuh Toba 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Operasi ini bertujuan meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, khususnya menjelang perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

Kapolres juga menyampaikan pada tahun 2026 terjadi penurunan pelanggaran lalu lintas berupa tilang sebesar 46,2 persen, teguran sebesar 5,6 persen, serta total pelanggaran sebesar 23,4 persen. Sementara itu, angka kecelakaan lalu lintas menurun 4,6 persen dan korban meninggal dunia turun sebesar 10,4 persen.

Untuk mendukung keberhasilan operasi, Kapolres menekankan pentingnya pemetaan dan deteksi dini terhadap lokasi rawan pelanggaran, kecelakaan, dan kemacetan, serta mengutamakan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat melalui edukasi langsung maupun pemanfaatan media informasi dan media sosial.

Kapolres mengingatkan seluruh personel agar mengedepankan sikap profesional, humanis, dan prinsip 3S (Senyum, Sapa, Salam) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penegakan hukum harus dilaksanakan secara tegas dan berkeadilan dengan menghindari pungutan liar, penyalahgunaan wewenang, serta sikap arogan di lapangan.

“Melalui Operasi Patuh Toba 2026, Polres Pematangsiantar berharap kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas semakin meningkat sehingga tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi keselamatan masyarakat,” kata AKBP Dhana.

Mengakhiri amanatnya, Kapolres mengimbau seluruh personel yang terlibat agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta senantiasa mengutamakan keselamatan dan kepentingan masyarakat.

Kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2026 diakhiri dengan penghormatan pasukan kepada pimpinan apel yang dipimpin Komandan Apel, kemudian dilanjutkan dengan foto bersama.(mare)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.