Media Humas Polri//KUTAI TIMUR
Kapal pemancing KM Bintang Timor mengalami kecelakaan dan tenggelam di perairan Susuk, Desa Susuk Luar, Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 19.30 Wita.
Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa. Sebanyak enam orang yang berada di atas kapal, terdiri dari kapten atau juragan, anak buah kapal (ABK), serta pemancing, dilaporkan selamat.
Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian bermula ketika KM Bintang Timor mengalami kemiringan ke arah kanan akibat dihantam gelombang. Melihat kondisi kapal semakin miring, ABK kemudian berinisiatif memotong tali jangkar agar kapal dapat terlepas.
Namun, upaya tersebut terlambat dilakukan. Gelombang yang cukup kuat membuat posisi kapal semakin miring hingga akhirnya terbalik dan tenggelam di perairan Susuk.
Peristiwa tersebut kemudian diketahui setelah salah seorang ABK KM Bintang Timor, Ramadhani, menghubungi saudaranya, Busman, yang berada di wilayah Kenyamukan untuk menyampaikan informasi mengenai kejadian tersebut.
Lokasi tenggelamnya KM Bintang Timor berada pada titik koordinat N 00°46.032′ | E 118°14.783′, di perairan Susuk, Desa Susuk Luar, Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur.
Adapun enam orang yang berada di atas kapal tersebut yakni Jamal (51) selaku kapten/juragan, warga Sangatta Selatan; Aku Topan (22) selaku ABK, warga Sangatta Selatan; Ramadhani (21) selaku ABK, asal Majene, Sulawesi Barat.
Kemudian tiga orang pemancing, yakni Punandar Dapit (42), Parsidi (38) dan Babot (34), yang ketiganya tercatat sebagai warga Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur.
Setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut, petugas melakukan tindak lanjut dengan mendatangi lokasi kejadian serta meminta keterangan dari para korban dan saksi.
Penanganan kejadian juga dilakukan melalui koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, di antaranya Sat Polairud Polres Kutai Timur, Markas Bual-Bual Dit Polairud Polda Kalimantan Timur, serta Pos TNI AL Sangkulirang.
Petugas juga melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi kejadian sebagai bagian dari upaya pencarian dan pertolongan (SAR).
Dari hasil informasi sementara, tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tenggelamnya KM Bintang Timor tersebut. Kapal diduga tenggelam setelah mengalami kemiringan ke kanan akibat kondisi gelombang di perairan.
Pihak terkait masih melakukan penanganan dan pendataan terhadap kejadian tersebut.
(David Eka.S)










