16 Tahun Setelah Pemekaran Pertama Kalinya Kecamatan Dendang Gelar Pawai Pembangunan Meriahkan HUT RI Ke 81

oleh -8 Dilihat

Media Humas Polri,// Dendang

Enam belas tahun setelah pemekaran, Kecamatan Dendang, Kabupaten Belitung Timur, untuk pertama kalinya menggelar Pawai Pembangunan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (12/8/2026) tersebut dipusatkan di Desa Balok dan berlangsung meriah, penuh warna, serta mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Sejak kegiatan dimulai, suasana Desa Balok tampak semarak. Masyarakat dari berbagai kalangan turut memadati lokasi untuk menyaksikan kreativitas para peserta yang tampil membawa beragam tema dan kreasi. Pawai ini tidak hanya menjadi ajang perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang bagi pelajar dan masyarakat untuk menampilkan karya terbaik mereka.

Kemeriahan semakin terasa ketika setiap regu peserta tiba di depan panggung penghormatan. Satu per satu peserta menampilkan aksi dan kreativitas terbaik mereka di hadapan para pejabat dan tamu undangan. Beragam penampilan tersebut disambut tepuk tangan dan sorak antusias masyarakat yang menyaksikan dari sepanjang jalur pawai.

Tidak hanya mempertontonkan aksi, sejumlah peserta juga memberikan bingkisan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada para pejabat yang berada di panggung kehormatan. Momen tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban, memperlihatkan kedekatan antara masyarakat, peserta pawai, serta jajaran pemerintahan dan tamu undangan.

Di panggung penghormatan, tampak Camat Dendang Susiawati, Kapolsek Dendang, Wakil Ketua DPRD Belitung Timur Dwi Nanda Putra (Erwin), serta sejumlah tamu undangan lainnya turut menyaksikan penampilan peserta dari dekat.

Sorak dan tepuk tangan masyarakat pun sesekali pecah ketika para peserta menampilkan atraksi andalan mereka. Kehadiran anak-anak PAUD dan TK dengan kostum penuh warna, barisan para pelajar, hingga peserta umum membuat suasana pawai semakin hidup.

Sebanyak 28 peserta ambil bagian dalam Pawai Pembangunan tersebut. Rinciannya terdiri dari 8 peserta TK/PAUD, 11 peserta SD, 2 peserta SMP, 3 peserta SMK, serta 4 peserta umum.

Kreativitas peserta semakin menarik perhatian karena mengangkat tema pemanfaatan barang bekas menjadi produk yang berkelas. Berbagai bahan yang selama ini dianggap tidak bernilai dikreasikan menjadi kostum, ornamen dan perlengkapan pawai yang menarik.

Camat Dendang, Susiawati, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasinya atas suksesnya pelaksanaan pawai pembangunan yang untuk pertama kalinya digelar di Kecamatan Dendang.

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa semangat berkarya dan merayakan kemerdekaan tetap tumbuh di tengah berbagai tantangan.

Ia menilai kreativitas peserta dalam mengolah barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai merupakan pesan penting dari kegiatan tersebut.

“Dengan mengangkat tema memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu produk yang berkelas, kita ingin menunjukkan bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk berkarya,” ujarnya.

Susiawati berharap Pawai Pembangunan dapat menjadi agenda rutin setiap tahun dan pelaksanaannya dapat dilakukan secara bergiliran dengan desa-desa lain sebagai tuan rumah.

“Kedepannya semoga akan terus berlangsung dan bergiliran desa lain yang menjadi tuan rumah. Tahun depan mudah-mudahan kita bisa melakukan kegiatan seperti ini lagi, bahkan lebih meriah lagi,” harapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Balok yang telah dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan.

Selain Pawai Pembangunan, rangkaian HUT RI ke-81 Kecamatan Dendang juga diisi dengan berbagai kegiatan lainnya, mulai dari kejuaraan atletik, lomba baris indah, pengukuhan Paskibra, upacara kemerdekaan, pelarungan bunga, ziarah makam pahlawan, hingga pentas seni dan tablig akbar.

(ADI.P.M)


jasa pembuatan website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.